Ini Tas Paling Berbahaya di Dunia, Ada Tombol Pengaktifan Rudal Balistik Antar Benua di dalamnya

tas rudal balistik

TIPSTREN.com — Tas paling berbahaya di dunia ini terbuat dari kulit dan berwarna hitam. Tas ini tampak pada tas pada umumnya. Tapi jangan kaget, isi dari tas ini bukanlah berisi pakaian. Berat dari tas ini sekitar 22,5 kg.

Tas ini akan selalu dibawa kemana pun Presiden Amerika Serikat pergi, tas penting ini selalu ditenteng salah satu ajudannya. Bahkan ketika sang presiden lari pagi, tas ini juga mengikutinya yang tentu saja ditenteng oleh ajudannya ajudan.

Tas ini diberi nama “Tas Darurat Para Presiden”. Namun dalam dunia kemiliteran dan intelejen dikenal dengan julukan “Football” atau tas sepakbola.

Menurut informasi disebutkan bahwa di dalam tas ini terdapat sebuah peralatan canggih yang berisi tombol pengaktifan rudal nuklir balistik (lintas benua).

Tujuannya sendiri adalah ketika ada kondisi AS genting dan sang presiden jauh dari Ruang Komando Militer di Gedung Putih, dia tetap punya akses kontrol terhadap senjata pemicu kiamat dunia tersebut.

Menurut  Bill Gulley, mantan Direktur Militer Gedung Putih, mengatakan bahwa isi dari tas hitam tersebut bukan sekadar tombol nuklir. Melainkan ada beberapa benda penting yang sangat dibutuhkan ketika presiden dalam kondisi darurat.

Melansir dari laman Business Insider, setidaknya ada empat benda penting di dalam tas darurat presiden ini:

1. Buku 75 Halaman

Buku hitam 75 halaman yang berisi rencana perang panduan serangan balasan rudal nuklir ke pusat negara lawan. Misal, akan menghancurkan semua musuh dalam satu serangan atau beberapa musuh saja, ambil contoh Moskow dan Pyongyang.

2. Buku Panduan Presiden

Buku panduan ini berguna untuk memberikan petunjuk dimana tempat berlindung presiden saat situasi darurat.

3. Buku Siaran Mendadak

Ya buku ini diperuntungkan untuk agenda presiden yang mendadak. Buku yang memiliki 10 halaman ini memiliki panduan siaran nasional mendadak.

4.Tombol Nuklir

Selain peralatan darurat presiden, di dalam tas ini juga ada kartu kode aktivasi senjata nuklir. Tombol tersebut bisa saja presiden aktifkan jika memang saat situasi yang sangat genting. Tombol tersebut bisa meledakkan rudal balistik antar benua yang bisa melululantahkan negara-negara yang dianggap mengancam.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *