Tercatat dalam Sejarah, Kursi Eksekusi Mati Ini Pernah Menjadi Kursi Pencabut Nyawa Paling Menakutkan di Dunia

kursi eksekusi mati

TIPSTREN.com — Eksekusi mati sendiri biasanya dilakukan untuk menghukum seseorang yang mempunyai kasus besar dan dianggap sangat berbahaya sehingga akhirnya di eksekusi mati.

Eksekusi mati sendiri berbeda-beda di beberapa negara. Ada yang menggunakan senjata dan ada yang menggunakan kursi eksekusi. Seiring berjalannya waktu, salah satunya yang terkenal kejam adalah eksekusi mati dengan menggunakan kursi.

Ini merupakan catatan sejarah tersendiri mengenai beberapa kasus eksekusi mati. Salah satunya eksekusi mati yang dilakukan dengan menggunakan gas mematikan, seperti melansir dari laman History.com.

Saat itu seorang penjahat bernama Tong Lee yang soarang anggota geng Tiongkok akan dihukum karena memebunuh anggota geng saingannya. Peristiwa tersebut dilakukan di Carson City, Nevada Amerika Serikat.

Metode eksekusi mati ini tercatat dalam sejarah dan pertama kali digunakan sebagai metode yang lebih manusiawi untuk melakukan hukuman mati.

Hal ini rupanya sangat berlawanan dengan teknik eksekusi tradisional dengan menggantung, menembakkan skuad, atau menyetrum. Selama eksekusi gas yang mematikan, tahanan disegel di ruang kedap udara.

Pada gas dengan kandungan potasium sianida atau sodium sianida dijatuhkan ke dalam panci asam klorida.

Hal tersebut bisa menghasilkan gas hidroksiik, yang menghancurkan kemampuan tubuh manusia memproses hemoglobin darah.

Tahanan tersebut jatuh tak sadarkan diri dalam beberapa detik dan tersedak sampai mati, kecuali jika dia menahan napasnya.

Selanjutnya, tahanan tersebut akan sering mengalami kejang-kejang sampai beberapa saat sebelum meninggal.

Gas mematikan sebagai metode hukuman mati sebagian besar digantikan oleh suntikan mematikan pada akhir abad ke-20, tepatnya pada tahun 1921.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *