Ini Hukum Islam Tentang Istri Antarkan Jenazah Suami ke Makam, Ternyata Dilarang!

isteri antarkan suami ke makam

TIPSTREN.com — Banyak hukum-hukum yang ada di dalam islam yang dilakukan seseorang namun ternyata hal tersebut dilarang dalam agama.

Salah satunya adalah hukum mengantarkan jenazah suami ke makamnya. Menurut Nik Mohd Kamal di halaman Facebooknya membagikan pendapat ulama Habib Ali Zaenal Abidin Bin Abu Bakar Al Hamid dari Malaysia terkait hal ini.

Habib Ali Zaenal mengatakan, wanita sebenarnya tidak boleh mengantarkan jenazah suaminya ke kubur karena masa iddah-nya telah dimulai. Sebenarnya, mengiringi jenazah dengan doa itu lebih penting daripada harus hadir secara fisik di kuburan.

Walaupun setabah apa pun ketika seorang wanita yang  ditinggalkan hatinya pasti tersayat melihat keadaan terakhir suaminya. Namun rupanya Allah telah menetapkan hukum bahwa wanita dalam masa iddah tidak boleh meninggalkan rumah suaminya kecuali darurat.

Darurat sendiri dimaksudkan bukan menurut akal pikiran manusia, melainkan dengan mengikuti ketentuan syariah. Di antara yang membenarkan wanita dalam masa iddah keluar rumah adalah jika keselamatannya terancam.

Namun jika salah satu alasannya karena ingin ziarah kubur atau mengantar jenazah suami, maka itu bukan sebab yang darurat.

Ibadah sendiri wajib sesuai dengan peraturan Allah, bukan hawa nafsu. Jadi jika ingin suami yang telah meninggal mendapatkan ridha Allah Ta’ala, istri sebaiknya tidak keluar dari rumah suaminya selama 4 bulan 10 hari.

Hal tersebut yang tidak mengizinkan keluar merupakan perintah dari Allah SWT, jadi kita harus mematuhi perintah Allah. Bukan mengikuti apa yang orang katakan.

Ambil pelajaran dari kisah Ummu Salamah yang semula ingin menunjukkan bagaimana ratapannya yang luar biasa saat suaminya meninggal. Tapi setelah dilarang oleh Nabi, dia menurut dan menjalankan apa yang Nabi ajarkan.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *