Begini Fakta Mengerikan Dampak Krisis Pasir di Dunia

Pasir

TIPSTREN.com — Mungkin Anda pernah membayangkan bahwa bagaimana jika dunia akan kekurangan pasir? Namun hal tersebut sebuah kemustahilan karena pasir seperti sumber daya yang tak terbatas.

Setelah pasir digunakan sebagai bahan utama produksi kaca, eletronik, dan beton. Kebutuhan bahan bangunan yang terus meningkat telah menjebloskan dunia ke dalam krisis pasir saat ini.

Program yang dilakukan lingkungan PBB memperkirakan bahwa pada tahun 2012, dunia kehilangan hampir 30 miliar ton pasir hanya untuk membuat beton saja.

Namun, banyak yang tidak sadar akan dampak hilangnya pasir tersebut. Hanya sedikit ilmuwan yang menyelidiki masalah ini, termasuk Dr Aurora Torres, seorang ahli ekologi di German Centre for Integrative Research.

Sejak dua tahun yang lalu, sang peneliti bernama Torres menyelidiki kelangkaan pasir dan menemukan sesuatu yang mengejutkan.

“Ketika kami menggali topik ini, kami mulai menemukan banyak konflik di seluruh dunia, dan banyak bukti, bahwa pasir semakin langka – terutama tahun ini,” papar Torres melansir dari laman The Independent, Rabu (13/12/2017).

Temuan peneliti beserta koleganya tersebut akhirnya dipublikasikan dalam jurnal Science dengan judul “Sebuah Tragedi yang Menjulang dari Pasir Umum”. Secara historis, pasir telah menjadi sumber daya alam bersama yang diekstraksi dan digunakan secara lokal.

Kekurangan pasir di daerah-daerah tertentu, peningkatan regulasi, dan apresiasi terhadap dampak lingkungan pertambangan pasir telah mengubah pasir menjadi komoditas global yang mahal.

Nilai perdagangan yang berasal dari pasir telah meningkat hampir enam kali lipat dalam 25 tahun terakhir. Di Amerika Serikat saja, industri pasir bernilai hampir Rp 122 triliun.

Meski demikian, tingkat ekstraksi pasir tinggi di seluruh Eropa dan Amerika Utara, tetapi konsumen pasir terbesar adalah negara Asia, terutama negara-negara dengan pertumbuhan infrastruktur yang cepat.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *