Tips Pertolongan Pertama Jika Terkena Sengatan Ikan Pari

menteri agama tersengat ikan pari

TIPSTREN.com — Seperti yang ramai diberitakan baru-baru ini, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin tersengat ikan pari saat berlibur bersama keluarga di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

Kondisi sang Menteri kini sudah berangsur membaik dan masih dalam proses perawatan dokter. Lukman diharapkan bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Namun, walaupun sengatan ikan pari jarang terjadi, hal tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata. Jika terkena sengatan, akan muncul beberapa gejala.

Gejala dari sengatan ikan pari biasanya akan merasakan nyeri yang rasanya tajam dan seperti ditusuk-tusuk, luka berdarah, area di sekitar luka biasanya bengkak dan kemerahan atau membiru.

Selain itu, ada pembesaran kelenjar limfa, mual, muntah, demam, kram otot, tremor, kelemahan, peningkatan detak jantung, penurunan tekanan darah, bahkan kematian.

Tidak hanya mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa, sengatan ekor ikan pari dapat berakibat fatal. Terutama jika mengenai bagian tubuh yang vital, seperti rongga dada maupun perut.

Jika terkena sengatan ikan pari, segera lakukan pengobatan cepat dengan beberapa cara dibawah ini. Berikut 5 tips mengobati jika terkena sengatan ikan pari:

1. Kompres Air Panas

Jika ada air panas bisa dikompres pakai air hangat, lakukan pengompresan di sekitar sengatan ikan pari. Lalu setelah itu minum obat pereda rasa sakit (jika ada) untuk mengurangi rasa sakit. Lakukan pengompresan berulang-ulang.

2. Ambil Getah Pohon Bidara

Jika disekitar melihat pohon bidara ambil getahnya lalu teteskan pada luka, dan jangan dibasuh pakai air tawar.

3. Gunakan Suhu Panas

Sebagai patokan umum, sebagian besar ‘bisa/racun binatang’ itu bahan dasarnya adalah protein, sedangkan protein akan terurai oleh suhu panas yang ekstrim.

Karena itu, kompres dengan suhu sepanas mungkin akan membantu meredakan rasa sakitnya. Dalam kondisi darurat, bila tak ada air panas, dapat disiram dengan air seni.

Efek negatif racun akan menurun saat terkena amonia, sedangkan air seni sendiri mengandung zat amoniak yang cukup tinggi. Namun, harus tahan dengan bau pesingnya.

4. Bawa ke Rumah Sakit

Selanjutnya adalah bawa segera korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan lanjutan.

5. Gunakan Pakaian yang Aman

Biasakan pergi memancing menggunakan pakaian yang aman, seperti lengan panjang/jaket, celana panjang, sepatu memancing, topi, sarung tangan, kacamata dan penutup muka.

Serta jangan lupa membawa tas P3K dengan isi secukupnya (obat penghilang rasa sakit, balsem, obat luka, perban, gunting, korek api), serta bekal makanan dan minuman, saat berplesiran di pantai.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *