Penelitian Ungkap Kaitan Gigi Berlubang dengan Penyakit Jantung

Forum Ilmiah Periodontist Eropa tahun 2012 yang menemukan adanya fakta bahwa bakteri Porphyromonas gingivalis yang terdapat pada pasien penderita periodontitis dapat merangsang produksi sitokin yang memicu penyakit Jantung.

“Sitokin ini ternyata selain berperan dalam terjadinya penyakit periodontitis juga bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah yang jelas akan berpengaruh ke jantung,” jelas salah seorang narasumber, seperti dikutip dari nationalgeographic.

Selain itu, ditemukan pula kasus bahwa pasien gigi berlubang, penyakit gusi, periodontitis dan sisa akar gigi yang belum dicabut dapat meningkatkan risiko sakit jantung.

Contoh nyatanya adalah ketika klub Italia AC Milan tidak jadi mengontrak Aly Cissokho karena masalah yang ada pada giginya. Masalah pada gigi disinyalir akan membawa masalah ke jantung pemain yang bersangkutan, karena olahraga sepak bola membutuhkan kondisi jantung yang sehat.

Periodontitis sendiri biasanya didahului dengan Gingivitis atau peradangan gusi yang ditandai pendarahan pada gusi, perubahan warna pada gusi, perubahan tekstur permukaan dan kontur gusi, penurunan gusi, serta adanya rasa nyeri.

Bila tidak segera ditangani, maka akan terjadi periodontitis yang akan mempengaruhi tulang alveolar (tulang di sekitar akar gigi yang menahan gigi pada tempatnya), ligamen periodontal (jaringan ikat yang melekatkan gigi ke tulang alveolar), dan sementum (lapisan keras terakhir yang melapisi akar gigi).

Jika dibiarkan berlanjut, bakteri gram negatif akan mengeluarkan racunnya menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang berpengaruh ke jantung.

Untuk pencegahannya, kamu wajib rajin-rajin deh bersihin karang gigi. Selain itu kalau gigimu berlubang maka harus segera ditambal. Satu lagi, bila kiranya ada akar gigi yang belum dicabut, segeralah dicabut.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *