Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga di Desa Ini Bikin Spanduk Sindiran Unik

spanduk sindiran warga

TIPSTREN.com — Sudah sering kita melihat bahwa jalanan yang berada di pedesaan atau di Kabupaten kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Terkadang jalan yang sudah rusak parah dan bisa membahayakan para pengguna jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Hal tersebut lantas keluar ide sindiran yang unik dari warga Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari yang merasa kesal dengan memasang spanduk sebagai bentuk protes.

Warga Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Jawa Tengah ini cukup unik. Pasalnya, sudah banyak jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki membuat warga berinisiatif membuat sebuah objek wisata di sana. Bukan objek wisata dalam artian sebenarnya, tapi spanduk ini dibuat sebagai bentuk sindiran.

Jeglongan sewu

Pada spanduk tertulis, ‘Wisata Jeglongan Sewu’ yang artinya ‘wisata seribu lubang’. Jalan berlubang di Desa Tunggul Pandean ini cukup parah. Diameternya mencapai 2 meter dan kedalaman 20 centimeter.

Lubang-lubang itu menyebabkan genangan air setelah hujan dan sangat membahayakan kendaraan yang melintas.

Seorang pengguna media sosial akun andkhika yang merasa prihatin dengan kondisi jalan ini pun mengunggah kondisi jalan di daerah perbatasan yang menurutnya selalu luput dari pandangan.

Dalam postingannya, ia menyertakan caption, “Kehidupan perbatasan, yang selalu luput “dari pandangan.

Dengan harapan mendapat perhatian dari pemerintah provinsi atau kabupaten, ia juga me-mention akun-akun resmi pemerintah. Jadi, objek wisata ‘Jeglongan Sewu’ bukan benar-benar tempat untuk liburan ya, guys.

Ini juga menjadi peringatan supaya orang awam yang tidak pernah melewati jalan ini lebih berhati-hati karena banyak lubangnya.

(hal/tipstren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *